Berita

Potensi Ponpes Strategis, Menkop Berikan Pelatihan Manajemen Kewirausahan Dan Perkoperasian

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 20:03 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM segera memberikan pelatihan bagi santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Masthuriyah di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Pelatihan mencakup manajemen kewirausahaan dan perkoperasian.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga usai melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Masthuriyah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis malam (24/8). Menteri Puspayoga diterima langsung pimpinan Ponpes KH Abdul Aziz Masturo dan segenap jajaran pengurus Ponpes.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Menteri mendapat penjelasan   mengenai kegiatan para santri di Ponpes, termasuk dalam berkoperasi.


"Dari hasil bincang-bincang saya dengan pak Kyai, Kemenkop dan UKM akan memberikan pelatihan bagi para santri di Ponpes Al Masthuriyah. Kita akan mengembangkan dan menghidupkan kembali Koperasi Ponpes Al Masthuriyah," kata Puspayoga.

Menteri menargetkan pelatihan segera dilakukan menjelang Lebaran Idul Adha ini.  Untuk itu, lanjut Puspayoga, dirinya sudah memberi instruksi langsung ke jajarannya, khususnya Deputi Pengembangan SDM untuk segera terjun ke lapangan untuk merinci detail rencana pelatihan tersebut.

"Misalnya ada jenis pelatihan lain yang dibutuhkan selain perkoperasian dan manajemen kewirausahaan, itu tergantung dari pertemuan tim dari Kemenkop UKM dengan pihak Ponpes Al Masthuriyah," kata Menteri Puspayoga.

Ponpes Al Masthuriyah  berdiri sejak tahun1920, memiliki 2700 santriwan dan santriwati.  Selain kegiatan belajar mengajar tentang Agama Islam, santri mendapat pelatihan budidaya lele. Wilayah Cibaraja Sukabumi merupakan sentra budidaya lele. [wid] 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya