Berita

Politik

Sang Maestro Itu Berhasil Pertemukan Mega-SBY

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 19:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Langkah politik Presiden Joko Widodo sukses mempertemukan dua mantan presiden, Megawati Soekarnoputri (Mega) dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pertemuan kedua tokoh bangsa itu sebagai karya sang maestro.

Demikian disampaikan politisi PDIP Maruarar Sirait, kepada wartawan, Jumat, (18/8).

"Pertama kali dalam sejarah, kedua tokoh kuat di negeri ini bisa dipersatukan di tengah syahdu perayaan HUT RI di Istana Negara," katanya.


Menurut Maruarar, pertemuan kedua tokoh yang dianggap paling jarang bertemu dalam sebuah kegiatan itu bisa memberikan angin sejuk bagi suasana politik di Indonesia. Tegasnya, langkah Pak Jokowi menunjukan pribadinya membawa kesejukan politik di Indonesia.

"Ini adalah masterpiece dari seorang maestro. Jokowi melahirkan masterpiece dalam sebuah event politik yang sangat berkualitas," terang Maruarar yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih ini.

Meski demikian, masterpiece tersebut tidak bisa terwujud tanpa kenegarawanan kedua tokoh yang momen bersalamannya jadi sorotan luar biasa itu.

"Ini tidak lepas dari jiwa kenegarawanan Bu Mega dan Pak SBY. Ini juga harus jadi contoh generasi muda agar tahu kapan waktunya berkompetisi dan kapan harus bersatu membangun bangsa," pungkasnya. [wid]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya