Berita

Foto/Net

Nusantara

Polisi Belum Tahu Anak Sekolah Nobar Film Dewasa Di Dalam Kelas

SABTU, 29 JULI 2017 | 10:15 WIB | LAPORAN:

. Polda Metro Jaya (PMJ) belum mengetahui atas beredarnya foto viral anak sekolah sedang menonton film dewasa di dalam kelas. Bahkan, dalam tampilan yang diunggah melalui media sosial itu, seluruh murid di kelas menikmati film menggunakan proyektor.

"Kirim fotonya ke saya, nanti saya akan teruskan tim untuk mencari lokasinya (sekolahnya)," ujar Kabid Humas PMJ Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (29/7).

Menurut Argo, penyidik harus mengetahui locus delicti (TKP) terlebih dahulu. Setelah itu, baru akan didalami perihal tersebut.


"Itu dimana dulu, apakah di Jawa Timur atau dimana? Kalau di wilayah hukum PMJ tentu kita akan selidiki dan dalami. Karena itu kan merusak," terang Argo.

Selain itu, lanjutnya, bila nanti sudah diketahui, polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak sekolah. Baik terhadap murid mau pun guru-gurunya.

"Pasti, pasti akan kita panggil tanyai murid-murid juga gurunya kenapa bisa seperti itu. Itu kan hal yang sangat dilarang apalagi diperlihatkan di sekolah. Dapat merusak bangsa seperti itu," demikian Argo.

Beredar foto dimana di dalam kelas sedang menonton video orang dewasa. Foto tersebut diunggah oleh netizen dengan pemilik akun Gua Sahrul Gunawan. Terdapat pula tulisan 'Ga ada guru? Hajar kuy'.

Diduga, hal itu dilakukan saat jam belajar sekolah. Pasalnya, remaja tanggung tersebut masih mengenakan seragam pramuka lengkap dengan dasinya.

Mereka terlihat asyik menikmati tayangan film porno melalui sebuah layar besar yang diduga menggunakan proyektor di sebuah ruang kelas. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya