Berita

Jaya Suprana/Net

Politik

Gusti Allah Ora Sare

SELASA, 16 MEI 2017 | 07:52 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TERBERITAKAN melalui berbagai media bahwa sementara belum hilang rasa sakit akibat Ahok kalah Pilkada Jakarta, para pendukung Ahok kembali patah hati setelah mendengar vonis hakim Selasa 9 Mei 2017 bahwa Ahok divonis hukuman 2 tahun penjara dan langsung ditahan.

Tangis para pendukung membahana begitu mengetahui pujaan hati mereka divonis bersalah. Mereka saling berangkulan lalu para pendukung yang sebagian besar kaum perempuan itu meluncur ke Rutan Cipinang menyusul Ahok.

Di sana, mereka menangis sambil menyayangkan vonis majelis hakim "Memangnya Ahok teroris?" kata seorang ibu sambil menangis. Ibu yang lain mengungkapkan kekecewaannya dengan menyatakan "Tuhan sudah tidak ada di dunia!".


Semula saya sempat tertegun ketika membaca berita seorang ibu tega hati bilang bahwa "Tuhan sudah tidak ada di dunia!". Namun setelah  saya renungi lebih jauh, secara lambat tapi pasti kemudian saya dapat memahfumi ungkapan sang ibu pencinta Ahok tersebut sebenarnya akibat sekedar tidak mampu menahan gejolak rasa kecewa kepada Tuhan yang dianggap tidak melindungi Ahok dari - menurut pendapat sang ibu pencinta Ahok - angkara murka ketidak-adilan.

Saya dapat memahfumi ungkapan spontan sang Ibu bahwa "Tuhan sudah tidak ada di dunia!" karena saya sendiri secara pribadi pernah mengalami kekecewan berat akibat patah hati seperti yang dialami oleh sang ibu pencinta Ahok.

Lubuk sanubari terdalam memang saya sempat protes "Tuhan sudah tidak ada di dunia!" pada pagi hari tanggal 28 September 2017 ketika menyaksikan gubuk-gubuk warga Bukit Duri dibumiratakan dengan alat-alat berat pemerintah DKI Jakarta atas instruksi Gubernur Jakarta pada masa itu yaitu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Meski sebenarnya melalui berbagai cara dan kesempatan, saya sudah memohon belas kasihan kepada Ahok untuk tidak menggusur Bukit Duri selama masih dalam proses hukum di PN dan PTUN yang apabila digusur berarti merupakan suatu pelanggaran hukum secara sempurna namun Ahok tetap menggusur.

Pada saat itu memang saya tidak mampu menahan gejolak rasa kecewa atas penggusuran rakyat Bukit Duri oleh para penggusur secara sempurna melanggar hukum dan hak asasi manusia . Maka di atas puing-puing Bukit Duri pada hari naas 26 September 2017 itu, memang lubuk sanubari saya protes "Tuhan sudah tidak ada di dunia!". Namun kemudian saya menyesali diri saya sendiri yang ternyata telah sangat keliru sehingga durhaka menganggap bahwa Tuhan sudah tidak ada di dunia.

Syukur Alhamdullilah, Tuhan Yang Maha Kasih berkenan mengampuni kedurhakaan saya kemudian menyadarkan diri saya bahwa sebenarnya Tuhan Yang Maha Kasih senantiasa bahkan niscaya hadir di dunia mendampingi rakyat tertindas dengan fakta tak terbantahkan yang menyusul terjadi pada kenyataan secara nyata membuktikan Kehendak Tuhan adalah warga Bukit Duri menang di PTUN dan Ahok kalah di Pilkada 2017. Kini saya makin meyakini keadiluhuran makna terkandung di dalam keyakinan masyarakat Jawa bahwa "Gusti Allah Ora Sare". [***]

Penulis adalah senantiasa tunduk pada kehendak Tuhan

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya