Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Pemrakarsa Parade Papan Bunga

KAMIS, 27 APRIL 2017 | 15:29 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DARI hari ke hari parade papan bunga makin memanjang sehingga memadati jalan Medan Merdeka Selatan sampai ke Monumen Nasional.

Berbagai pihak meyakini bahwa belum pernah seorang gubernur menerima ucapan selamat dalam bentuk parade papan bunga yang memadati Medan Merdeka Selatan sampai ke Monas maka menyarankan agar Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan penghargaan kepada pemrakarsa Parade Papan Bunga dari Medan Merdeka Selatan sampai Monumen Nasional tersebut.

Pada prinsipnya, MURI menilai Parade Papan Bunga memang layak memperoleh anugerah penghargaan MURI sebagai Parade Papan Bunga terpanjang yang pernah dilakukan terhadap seorang gubernur berdasar fakta sejarah mau pun fakta kepanjangan Parade Papan Bunga.


Namun sayang tidak diketahui secara pasti mengenai  pihak yang memprakarsai ungkap-rasa secara damai dengan cara kolosal dan spektakuler tersebut. Sampai saat naskah ini ditulis, tim manajemen MURI belum berhasil memperoleh informasi yang akurat tentang siapa pemrakarsa Parade Papan Bunga yang dinominasikan sebagai rekoris yang akan menerima anugerah MURI.

Maka melalui naskah yang dimuat atas budi baik Kantor Berita Politik RMOL ini kami memohon masukan informasi mengenai siapa yang memprakarsai Parade Papan Bunga Medan Merdeka Selatan-Monas.

Masukan informasi dapat dikirim ke alamat email sekretatriat MURI yaitu info@muri.org atau ke mobile phone Manajer MURI, Jusuf Ngadri  di + 6285888600660 atau + 6281381899979.

Diharapkan setelah secara akurat dapat diketahui siapa pemrakarsa Parade Papan Bunga terpanjang maka MURI dapat menganugerahkan penghargaan kepada pihak yang benar-benar berhak menerima anugerah penghargaan MURI Sebelum dan sesudahnya Manajemen MURI mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang berkenan memberikan informasi akurat mengenai pemrakarsa Parade Papan Bunga yang terbentang memanjang sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan sampai Monumen Nasional secara kolosal dan monumental tersebut.[***]

Penulis adalah pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya