Berita

Komarudin Watubun/Net

Nusantara

Satgas Cakra Buana Siap Kawal Pilkada Jakarta Yang Bermartabat

SELASA, 18 APRIL 2017 | 14:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Satuan Tugas (Satgas) Nasional Cakra Buana DPP PDI Perjuangan menggelar Apel Siaga untuk memantapkan kesiapan mengawal pelaksanaan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, besok (Rabu, 19/4), agar berjalan damai dan bermartabat.

Apel Siaga dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Nasional Cakra Buana PDIP, Komarudin Watubun di Lapangan Parkir DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung No. 99, Jakarta Selatan, Selasa (18/4).

"Kita siap bergerak mengatisipasi karena kondisi publik akhir-akhir ini cukup memanas. Kita tak merespon kondisi yang memanas ini dengan memamerkan kekuatan walau pun kekuatan Cakra Buana PDIP cukup besar. Jumlahnya sama dengan jumlah kader PDIP," ujar Komarudin dalam keterangan persnya.


Ia menambahkan, Satgas Cakra Buana ini sudah terlatih dan berpengalaman sejak 1999. Satgas juga siaga kalau negara dalam kondisi darurat maka PDIP wajib membela negara.

"Tapi kalau urusan DKI Jakarta kita percayakan keamanannya kepada TNI dan Polri," tegas Komarudin.

Dijelaskannya bahwa Satgas Cakra Buana juga patuh pada imbauan Polri bahwa tidak boleh mengerahkan massa dari daerah ke Jakarta, walau pun tadinya ada pasukan dari Solo yang siap bergerak sebanyak 5.000, namun tidak jadi karena patuh pada himbauan Polri.

"Kita siagakan pasukan yang di Jakarta saja," kata Komarudin.

Dijelaskan Komarudin, pasukan Cakra Buana sudah disiapkan sejak 17 April terdiri atas pasukan tertutup dan pasukan terbuka. Total pasukan Cakra Buana yang disiapkan mencapai 16.250 personel, sedangkan khusus pasukan terbuka yang disiagakan kali ini sebanyak 500 orang.

Pasukan terbuka artinya pasukan yang akan terjun mengawal simbol-simbol partai, seperti rumah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, kantor DPP, kantor DPD dan juga DPC PDI se-DKI Jakarta. Adapun pasukan yang tertutup adalah yang secara khusus mengawasi pelaksanaan pemungutan suara. Pasukan ini tidak masuk ke area TPS, tapi bersiaga di sekitar lokasi pemungutan saja.

"Walaupun demikian, semua pasukan ini kalau dibutuhkan siap bergerak. Sebab Satgas Cakra Buana tak hanya jaga simbol partai tapi menjaga semua proses Pilkada DKI agar berjalan damai dan bermartabat. Sebab kita sadar bahwa reformasi yang diperjuangkan dulu sangat mahal dan kita menjalankan demokrasi Indonesia dengan kedamaian dan bermartabat sebagai bangsa Indonesia yang berdaulat," imbuh Komarudin.

"Tugas kami sebagai warga Indonesia adalah menjaga agar demokrasi berjalan damai dan bermartabat. Tak boleh mencari simpati dengan memakai suku agama ras dan golongan. Kita jangan jadi bangsa primitif, tak boleh karena agama lalu dijadikan sarana mencari simpati," tandasnya menambahkan. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya