Lembaga survei Indomatrik menyatakan bahwa faktor penyelenggaraan debat hanya menentukan sekitar 52 persen. Dua pasangan calon hanya tinggal memperebutkan dua kantong suara yang diperebutkan, yaitu milik pasangan Agus Yudhoyono-Slyvinaa Murni (Agus-Silvy) dan masyarakat yang golput.
"Pemilih Ahok hampir di atas 90 persen meminta dilanjutkan programnya. Begitu pula pemilih Anis yang menginginkan pemimpin baru. Sedangkan semua program dianggap bagus," papar Direktur Indomatrik Husein Yazid dalam jumpa pers di kawasan Jalan Sabang, Jakarta, Kamis (13/4).
Penelitian yang dilakukan Indomatrik menunjukkan bahwa sebanyak 62,24 persen warga ibu kota tidak terpengaruh dengan anjuran-anjuran dari elit politik.
"Ini menunjukkan bahwa warga telah memiliki kesadaran sendiri terhadap partisipasi politiknya," tambah Husein.
Dia menambahkan, sebanyak 35,48 persen responden memilih Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) karena mengharapkan pasangan petahana itu dapat melanjutkan program yang sudah berjalan. Sedangkan 20 persen memilih Anis-Sandi beralasan karena menginginkan perubahan di Jakarta.
"Ketentuannya tinggal dua, kalau (paslon) tidak meyakinkan ya dia (pemilih) tidak akan memilih," kata Husein.
Indomatrik sendiri melakukan survei di 44 kecamatan dan 510 RT dengan total responden sebanyak 1.250 warga pada 1-8 April. Berdasarkan survei, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga uno (Anis-Sandi) unggul dengan 48,40 persen dibandingkan Ahok-Djarot yang memperoleh dukungan 46,17 persen.
Tingkat partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pilkada DKI putaran dua 19 April nanti diperkirakan akan lebih antusias.
"Indikator ini terlihat dalam survei bahwa konstituen yang akan ikut sekitar 77,89 persen, naik 1,21 persen dari putaran pertama. Dan konstituen yang mengatakan tidak akan ikut sebesar 1,36 persen," jelas Husein.
Sementara angka golput atau pemilih yang belum menyatakan pilihan sebesar 20,75 persen. Mengalami penurunan dari sebelumnya sebesar 23,32 persen.
"Angka pemilih pengembara inilah yang akan diperebutkan oleh kedua kandidat, selain suara dari pasangan Agus-Silvi," pungkas Husein.
[wah]