Anies Baswedan dan Sandiaga Uno/Net
Dibandingkan dengan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA di bulan Maret 2017 lalu, baik elektabilitas pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno maupun Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sama-sama mengalami kenaikan.
Peneliti LSI, Ardian Sopa menjabarkan, elektabilitas paslon Anies-Sandi naik 1,7 persen menjadi 51,4 persen pada bulan April ini.
Sementara paslon Ahok-Djarot dari 40,5 persen di Maret 2017, menjadi 42,7 persen atau naik 2,2 persen.
"Ketika data elektabilitas di-breakdown ke beberapa segmen pemilih penting, terlihat kedua pasangan calon saling mengalahkan di kategori pemilih tertentu," terang Ardian dalam konferensi pers di kantor LSI Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (13/4).
Di segmen pemilih muslim, populasi pemilih terbesar, Anies-Sandi unggul 56,6 persen dari pasangan Ahok Djarot. Tapi di segmen pemilih non muslim, Ahok-Djarot unggul mutlak dengan perolehan 91,3 persen.
"Pemilih minoritas jauh lebih solid di atas 90 persen mendukung Ahok-Djarot, ketimbang pemilih muslim (di bawah 60 persen) mendukung Anies-Sandi. Walau yang nampak permukaan dan menjadi berita acapkali mobilisasi pemilih muslim, namun hasil nyata justru pemilih non- muslim yang lebih solid berkubu," bebernya.
Di segmen pemilih berdasarkan usia, menurut Ardian, Anies-Sandi unggul di hampir semua segmen usia kecuali di pemilih lansia (di atas 50 tahun). Misalnya di pemilih pemula (early voters), mereka yang berusia dibawah 19 tahun, Anies-Sandi memperoleh dukungan sebesar 59.3 persen. Sementara pasangan Ahok-Djarot memperoleh dukungan sebesar 33,9 persen.
Di pemilih lansia, Ahok-Djarot justru unggul. Di kategori usia ini, Ahok-Djarot memperoleh dukungan sebesar 52 persen, sementara pasangan Anies-Sandi memperoleh dukungan sebesar 43 persen.
Di segmen pemilih berbasis tingkat pendidikan, dukungan kedua pasangan calon pun berbeda secara diametral. Mereka yang berpendidikan rendah (hanya tamat SLTA atau di bawahnya) umumnya lebih mendukung pasangan Anies-Sandi. Sementara di segmen pemilih berpendidikan tinggi, Ahok-Djarot cukup perkasa.
Namun untuk semua pemilih berdasarkan segmen ekonomi, kelas menengah atas dan bawah, terjadi perubahan signifikan.
"Untuk pertama kalinya Anies mengungguli Ahok di pemilih kelas menengah atas. Ini kemajuan paling penting bagi team Anies Sandi," imbuh Ardian.
[wid]