Berita

Idrus Marham/Net

Politik

Golkar Cuma Minta Penjelasan, Bukan Protes Ke Presiden

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 12:26 WIB | LAPORAN:

Pernyataan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut Fraksi Golkar mengusulkan agar pimpinan DPR protes mengajukan protes ke Presiden Joko Widodo atas pencekalan Ketua DPR RI Setya Novanto dibantah.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham meluruskan. Kata dia, surat yang disampaikan oleh Fraksi Golkar itu hanya sebatas permintaan agar pemerintah memberi penjelasan terkait pencekalan Novanto yang diduga terlibat dalam korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Bukan (pembatalan). Jadi memohon penjelasan seperti apa dan itu nanti di sini ada kajian Komisi III, dimana dan lain-lain nanti akan kita lihat. Misalkan, dikaitkan dengan ketua DPR kemudian dikaitkan dengan keputusan MK itu. Saya kira itu semua. Jadi ini proses-proses hukum jangan setiap langkah dianggap sama sekali tidak ada," katanya saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/4).


Idrus menegaskan, Partai Golkar menghormati semua proses hukum yang telah dijalani oleh para penegak hukum, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu, menurutnya sejalan dengan Presiden Jokowi yang selama ini konsen dengan pemberatasan korupsi.

"Jadi terlalu bodoh misalkan kita meminta (pembatalan pencekalan Novanto), padahal kita sudah tahu kalau beliau adalah orang yang sangat punya komitmen pemberantasan korupsi dan punya sikap saling menghargai dan tidak intervensi," ujarnya.

"Logis enggak, kita meminta sementara kita tahu beliau ini adalah yang punya komitmen pemberantasan korupsi. Orang yang menghargai lembaga dan tidak mungkin mengintervensi. Lalu kita minta, kan enggak mungkin," tegasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya