Berita

Pimpinan DPD yang baru/net

Politik

Ratu Hemas Kembalikan Mobil Dinas, Polemik DPD Dianggap Selesai

RABU, 12 APRIL 2017 | 23:22 WIB | LAPORAN:

Polemik perebutan kursi pimpinan DPD sepertinya sudah berakhir. Indikatornya, eks Wakil Ketua DPD GKR Hemas telah mengembalikan sejumlah fasilitas, termasuk mobil dinas yang ia gunakan sewaktu menjabat pimpinan DPD.

Mobil dinas bernomor polisi RI 59 yang selama ini dipakai Hemas sudah terparkir di depan Kantor DPD, Kompleks Parlemen, Senayan. Menurut pihak Setjen DPD, Hemas sudah mengembalikan mobil Toyota Crown Royal Salon berwarna hitam sejak Selasa sore.

"Betul, mobil dinas RI 59 sudah diparkir di Kantor DPD. Itu mobil yang dipakai Bu Hemas. Sesuai info dari Biro Umum, mobil itu dikembalikan kemarin (Selasa) sore," ungkap Sekjen DPD Sudarsono Hardjosoekarto.


Kata Sudarsono, mobil dinas pimpinan DPD itu sempat menjadi perdebatan. Awalnya, Hemas menganggap dirinya masih sebagai Wakil Ketua DPD yang sah sehingga berhak menggunakan mobil tersebut. Rumah dinas dan ruang kerja pimpinan DPD juga sempat menjadi persoalan, lantaran Hemas keukeuh masih menggunakan fasilitas tersebut. Kini, fasilitas itu sudah dikembalikan ke pihak Sekjen.

Dengan pengembalian itu, Hemas dianggap sudah mau menerima kepemimpinan Oesman Sapta Odang alias OSO sebagai Ketua DPD. Polemik perebutan pimpinan DPD yang terjadi selama seminggu terakhir pun dianggap sudah selesai.

"Kalau dia (Hemas) masih ngotot, mau melakukan perlawanan, enggak mungkin mengembalikan mobil dinas. Mobil dinas, ruang kerja, dan segala fasilitas yang melekat pada pimpinan DPD merupakan simbol, legitimasi atas kepemimpinan yang bersangkutan," ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Pangi Syarwi Chaniago.

Pengembalian fasilitas tersebut, lanjut dia, menjadi pertanda baik dalam konsolidasi internal DPD. Menurutnya, DPD bisa segera bekerja dan melakukan konsolidasi eksternal di bawah kepemimpinan OSO. Kepemimpinan OSO di lembaga tersebut diyakini dapat memperkuat kiprah dan peran DPD.

"Para pendukung Oesman Sapta harus segera bekerja, merangkul kubu yang berseberangan. Sebab, tujuan perjuangan mereka bukan sekadar menempatkan OSO sebagai pucuk pimpinan DPD, melainkan memperkuat kiprah dan peran lembaga tersebut. Kita bersyukur Ratu Hemas memiliki jiwa besar," harap dia. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya