Berita

RMOL

Politik

Aliansi Pemuda DKI Serukan Pilkada Damai

SELASA, 11 APRIL 2017 | 23:19 WIB | LAPORAN:

Aliansi Pemuda DKI Jakarta untuk Pilkada Damai menyerukan seluruh elemen pemuda dan masyarakat ibu kota menjaga pelaksanaan putaran dua Pilkada DKI Jakarta berjalan damai dan tanpa gangguan.

"Aliansi Pemuda DKI Jakarta terpanggil melakukan pembaruan dan menggelorakan kembali nilai kebangsaan dan kebhinnekaan yang akhir-akhir ini tergerus di DKI Jakarta," ujar penggagas deklarasi Nova Paloh dalam Deklarasi Aliansi Pemuda DKI untuk Pilkada Damai di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa malam (11/4).

Aliansi Pemuda DKI Jakarta untuk Pilkada Damai diikuti sejumlah organisasi kepemudaan seperti Garda Pemuda Nasdem, Angkatan Muda Kabah, Pemuda Banteng, dan Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI).


Menurut Nova, isu berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (Sara) di DKI Jakarta belakangan ini telah menimbulkan perpecahan. Dan upaya penghakiman secara individu, kelompok maupun golongan menjelang pemungutan suara putaran dua pada 19 April nanti.

Dia menjelaskan, Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan beragam karakter, agama, suku bangsa dan bahasa yang hidup di negeri kepulauan, sehingga berpotensi timbulnya perpecahan.

"Karena itu perbedaan tersebut harus dibarengi suatu keseragaman yang memiliki nilai kebangsaan," kata Nova yang juga ketua Garda Pemuda Nasdem DKI Jakarta.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Garda Pemuda Nasdem Prananda Surya Paloh menyebutkan bahwa tensi dan emosi dalam Pilkada DKI cukup tinggi.

"Karena DKI Jakarta sebagai barometer bagi wilayah lain di Indonesia," tuturnya.

Menurut Prananda, siapapun pemenang Pilkada DKI harus mendapatkan apresiasi, yang diharapkan bisa mengayomi dan mengemban amanah warga dengan baik.

"Pentingnya para pemuda untuk bersinergi dengan kerja keras. Agar Pilkada DKI putaran dua 19 April mendatang berjalan damai dan aman hingga terpilihnya pemimpin Jakarta yang amanah," tegas anggota Komisi I DPR tersebut. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya