Berita

Foto/Net

Nusantara

Puluhan Perahu Nelayan Rusak Terseret Banjir Di Pati

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 04:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Puluhan kapal milik para nelayan tenggelam dan rusak akibat bencana alam banjir, di sungai Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Pada Jumat (7/4), pukul 01.00 WIB, sungai di Desa Alasdowo,  Kecamatan Dukuhseti terjadi bencana alam banjir. Di tepi sungai Desa Alasdowo tersebut bersandar perahu jenis Wuwu, perahu dengan kapasitan 2 GT dengan panjang 7 meter x 2,5 meter.

Perahu jenis Wuwu tersebut bersandar di tepi sungai dengan dikaitkan menggunakan tali tambang yang dikatkan pada pohon-pohon yang berada di tepi sungai tersebut.


Kemudian pada saat datang banjir dari arah barat pada sungai Alasdowo menerjang perahu yang sedang bersandar di tepi sungai sehingga perahu tersebut saling bergesekan antara perahu satu dengan perahu lainya, bahkan ada sebagian perahu yang lepas ikatanya sehingga hanyut arus banjir dan menabrak perahu yang lainya.

"Akibat bencana alam banjir tersebut perahu milik para nelayan mengalami kerusakan pecah, terbalik dan ada yang tenggelam," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu malam (8/4).

Jumlah kerusakan perahu sebanyak 70 unit, diantaranya 58 perahu terbalik. Tidak ada korban jiwa.

Hingga Sabtu sore upaya evakuasi perahu terus dilakukan oleh BPBD Pati, TNI, Polri SKPD Pati dan masyarakat secara bergotong royong.

"Alat berat dikerahkan dari Dinas PU. Perahu ditarik dengan truk serbaguna BPBD dan secara manual oleh masyarakat," ungkap Sutopo. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya