Berita

Foto/Net

Nusantara

Gubernur Senang Sengketa Lahan KEK Mandalika Sudah Beres

SELASA, 04 APRIL 2017 | 05:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. TGH Muhammad Zainul Majdi mengapresiasi kinerja Tim Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang telah berhasil memastikan lahan yang bermasalah di kawasan itu sudah beres alias menjadi clear and clean.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolda, Danrem, Kejati, Kabinda dan seluruh tim yang telah bekerja keras untuk mengurai sengketa lahan tersebut, yang telah berlangsung hampir selama 29 tahun," kata Gubernur pada Rapat dengan Tim Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di KEK Mandalika, di Ruang Kerja Gubernur, Mataram, Senin (3/4/).

Hadir dalam rapat, Kapolda NTB Brigjen Pol Firly, Danrem 162/Wirabhakti Kolonel Inf. Farid Ma'ruf, Kabinda, Aspedum Kejati, Kepala BPKP, Direktur Pengembangan ITDC dan jajaran pemerintah Provinsi NTB.


Dalam pertemuan yang membahas percepatan penyelesaikan sengketa lahan KEK Mandalika, disimpulkan bahwa hasil verifikasi tim yang telah diserahkan kepada Gubernur adalah valid dan meminta otoritas pembayaran terhadap lahan yang telah clear and clean menjadi tanggungjawab PT ITDC.

Tahap selanjutnya akan dilakukan pula proses percepatan penyelesaian lahan yang tersisa sekitar 23 hektar.

"Seluruh upaya ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pembangunan KEK Mandalika yang merupakan satu dari sepuluh kawasan strategis nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat," tukas Tuan Guru Bajang sapaaan akrab gubernur. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya