Berita

Foto/Net

Nusantara

Mensos Ajak Miss Universe Salurkan Bansos PKH

SABTU, 01 APRIL 2017 | 07:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak Miss Universe Iris Mittenaere bersama-sama menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Non Tunai (BPNT), di Agen Ahmad Syafei Efendi, Radio Dalam Raya, Jakarta Selatan, Jumat (31/3).

"Apresiasi saya kepada Miss Universe Iris Mittenaere yang hari ini berada di tengah-tengah para ibu penerima manfaat PKH, kepeduliannya terhadap isu pemberdayaan perempuan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia," kata Mensos dalam sambutannya.

Mensos mengungkapkan PKH merupakan salah satu program untuk mempercepat pemerataan dan mengurangi kesenjangan sosial ekonomi. PKH mempunyai keunggulan dilihat dari penetapan kriteria penerima yakni sembilan  persen kelompok termiskin sehingga lebih tepat sasaran.


Mensos mengatakan dalam aspek penggunaan, ada pendampingan oleh pendamping PKH. Dalam aspek penyaluran melalui jasa bank lewat rekening, bersifat non tunai sehingga terjadi perubahan mind set atau pola pikir Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam aspek pemanfaatan untuk mengejar ketertinggalan dalam Index Pembangunan Manusia Indonesia (Human Development Index) terutama aspek pendidikan dan kesehatan karena dalam PKH terdapat komponen biaya sekolah anak dan kesehatan ibu hamil atau melahirkan. Berdasarkan studi Bank Dunia program ini berhasil atau berkontribusi dalam penurunan kemiskinan. Indonesia termasuk negara yg sukses meningkatkan HDI dimana saat ini indeksnya 0,693 poin.

"PKH meningkatkan harga diri, kepercayaan dan barganing posisiton terhadap laki-laki karena dia pegang rekening atau punya uang. Pada akhirnya ketenangan hidup dan adanya harapan yang lebih baik akan meningkatkan kualitas hidup manusia," ujar Mensos.

Usai berdialog bersama ibu-ibu, Mensos mengajak Iris menyaksikan secara langsung proses transaksi penyaluran bansos bersama Direksi BNI dipandu oleh petugas BNI. Dalam kegiatan teraebut sebanyak 179 KPM hadir dari Kelurahan Gandaria Utara Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Saya sangat senang bisa bertemu ibu-ibu (penerima PKH) dan saya berharap semoga bantuan ini membawa kesejahteraan kepada Anda semua," tutur Iris dalam bahasa Prancis.

Bantuan sosial PKH Non Tunai di DKI Jakarta disalurkan kepada 53.124 KPM dengan jumlah bantuan sebanyak Rp 100.404.360.000. Sementara BPNT disalurkan kepada 212.948 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp 281.091.360.000

"Kepada Miss Universe saya titip pesan untuk dapat menyuarakan atau menyampaikan isu ini ke level dunia. Bahwa Indonesia terus bergerak maju dan fokus dalam upaya pengentasan kemiskinan. Conditional Cash Transfer (CCT) atau PKH merupakan langkah efektif dalam mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Bank Dunia telah mengakuinya dan saat ini banyak pihak dari luar negeri yang datang ke Kemensos untuk belajar tentang PKH," papar Mensos.

Mensos juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian antarsesama dan kesetiakawanan sosial menuju Indonesia sejahtera. "Karena Kementerian Sosial tidak dapat berjalan sendiri, ikhtiar ini harus dilakukan bersama-sama semua pihak," kata dia.

Sementara itu Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan jumlah penerima PKH kini mencapai 6 juta KPM. Sebanyak 3 juta di antaranya ata telah disalurkan secara non tunai melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menggunakan kartu ATM Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atas nama ibu-ibu penerima manfaat.

"Penanggung jawab penerima bansos kaum perempuan karena mereka yg mengelola penggunaan uang untuk keperluan sehari hari terutama untuk biaya pendidikan dan kesehatan serta perbaikan gizi. Kalau lebih bisa untuk modal usaha," paparnya.

Intinya, lanjut Harry, ibu-ibu patut diberikan kepercayaan mengelola bansos untuk hal-hal yang produktif tidak konsumtif. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya