Berita

Politik

Dua Kubu PPP Dukung Ahok-Djarot, Kader Muda Dorong Muktamarlub

RABU, 29 MARET 2017 | 06:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan M. Romahurmuziy akhirnya mendukung pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sementara kubu sebelah, PPP pimpinan Djan Faridz, sudah sejak awal (putaran pertama) mendukung pasangan petahana Ahok-Djarot.

Karena dukungan tersebut tidak sejalan dengan ideologi dan arus bawah partai, kader muda PPP Usni Hasanudin mendorong segera dilakukan Muktamar Luar Biasa (Muktamarlub) demi mengembalikan dan menyelamatkan partai berlambang Ka'bah.


Pasalnya, jelas Usni, partai ini sudah tidak bisa berharap dari konflik berkepanjangan antara kubu Djan dan Romi yang sangat merugikan partai secara institusi.

"Perlu musyawarah kembalikan PPP pada jalan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam yang selama ini menjadi landasan perjuangan PPP. Romi dan Djan tidak pikirkan perjungan partai," ungkapnya, Rabu (29/3).

Usni mengatakan dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 itu sangat tidak rasional. Bahkan, pembenaran apapun yang dilontarkan para elit tetap menyakitkan umat.

"PPP sudah menjadi bagian dari umat Islam dan bangsa Indonesia. Keputusan itu (mendukung Ahok-Djarot) tidak dapat ditoleransi secara nilai perjuangan PPP yang menjadi khidmat itu sudah mendarah daging, kalau bisa pertahankan eksistensi," tegasnya.

Maka dari itu, Usni menyarankan kepada para elit PPP untuk menarik kembali dukungan terhadap Ahok-Djarot. Meskipun, dukungan dari kubu Romi dan Djan dianggap gerbong kosong. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya