Berita

Foto/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Tiga Alasan Anies-Sandi Unggul Di Kalangan Pengguna Medsos

RABU, 22 MARET 2017 | 10:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta 2017 Anies Baswedan-Sandiaga Uno paling diminati para pengguna Facebook dan Instagram. Sementara pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menjadi primadona para pengguna Twitter.

Di Facebook (57.80 persen responden), sebanyak 47,58 persen mendukung Anies-Sandi, dan Ahok-Djarot didukung 43,93 persen. Di Instagram (29.30 persen responden), Anies-Sandi didukung 49,99 persen, dan Ahok-Djarot didukung 40,73 persen. Sementara di Twitter (17.20 persen responden), Ahok-Djarot unggul 53,34 persen, dan Anies-Sandi hanya 39,33 persen.

Secara keseluruhan, diantara para pengguna media sosial (Facebook, Instagram dan Twitter), pasangan Anies-Sandi unggul dibanding pasangan Ahok-Djarot. Dari mereka yang mengaku punya media sosial, sebesar 46.20 persen menyatakan mendukung pasangan Anies-Sandi, dan sebesar 43.10 persen menyatakan mendukung pasangan Ahok-Djarot.


Demikianlah salah satu kesimpulan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Survei dilakukan pada tanggal 27 Februari sampai 3 Maret 2017. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error survei ini plus minus 4.8 persen. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset seperti focus group discussion, media analisis, dan indepth interview.

Keunggulan pasangan Anies-Sandi justru makin besar di pemilih yang tidak aktif di medsos. Dari mereka yang tidak aktif di medsos, sebesar 54.60 persen mendukung Anies-Sandi, dan hanya 37.40 persen yang mendukung Ahok-Djarot. Anies-Sandi lebih berkibar di kalangan yang tidak memiliki medsos karena demografi pengguna medsos itu sendiri.

Lalu mengapa pasangan Anies-Sandi tetap unggul di kalangan pemain medsos? LSI Denny JA menemukan ada tiga alasan berdasarkan isu penting yang memiliki efek elektoral.

Pertama, mayoritas pemain medsos ingin Jakarta punya gubernur baru. Dari pengguna medsos, sebesar 54.33 persen menyatakan mereka ingin punya gubernur baru. Dan hanya sebesar 39.47 persen yang menyatakan tetap ingin gubernur yang lama.

Kedua, pengguna medsos juga terluka dengan kasus penodaan agama. Mayoritas pengguna medsos menilai Ahok menista agama Islam terkait dengan pernyataannya tentang Al-Maidah ayat 51. Sebesar 56.0 persen menyatakan Ahok melakukan penistaan agama, dan hanya 31.40 persen yang menyatakan bukan penistaan agama.

Ketiga, mayoritas pengguna medsos tidak nyaman dengan status Ahok sebagai terdakwa di pengadilan. Sebesar 58.25 persen menyatakan mereka tidak rela gubernur Jakarta nantinya dipimpin oleh gubernur yang posisinya terdakwa di pengadilan, dan hanya 28.45 persen  yang tidak mempersoalkan status tersangkanya Ahok jika terpilih kembali menjadi gubernur. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya