Berita

Foto/Net

Nusantara

Selain Infrastruktur, Subang Harus Tingkatkan Pembangunan Manusia

SENIN, 06 MARET 2017 | 15:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dalam rangka meningkatkan silaturahmi dengan konsituen, anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqomah Desa Kebun Nanas, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang, Jawa Barat, Minggu (6/3).

Dalam kunjungannya, Ara ditemani oleh putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur) Yenny Wahid.

Kunjungan digelar usai kedua menggelar Kirab Kebangsaan di Kecamatan Pamanukan, Subang, Jawa Barat.


“Sebagai wakil rakyat harus bersilaturahmi dengan konstituennya," singkat Ara dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/3).

Dalam kunjungan itu, Ara mengaku bangga dengan masyarakat Subang yang tetap mengedepankan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu, kata dia, merupakan ciri dari pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila.

Ia juga berharap pembangunan di daerah Subang terus ditingkatkan di masa yang akan datang.

"Selain pembangunan infrastruktur, yang tak kalah penting adalah peningkatan pembangunan manusia. Juga pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagaimana yang direncanakan pemerintahan Jokowi," ujarnya.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Al-Istiqomah KH Agus Salim ZR menyambut baik kedatangan Ara dan Yenny Wahid. KH Agus Salim mengaku mendukung adanya upaya pembangunan infrastruktur dari pemerintah karena bisa menggerakkan ekonomi rakyat dan membuka lapangan pekerjaan.
 
“Tapi juga harus ada pembangunan manusia. Dan tentunya juga konsisten mengawal toleransi dan pluralisme di Subang,” katanya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya