Berita

Ilustrasi/The Guardian

Dunia

Berapa Banyak Air Seni Di Kolam Renang Umum?

KAMIS, 02 MARET 2017 | 19:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bukan rahasia umum bahwa bila kita berenang di kolam renang umum, maka harus bersiap dengan air kolam yang terkontaminasi oleh air seni dari para perenang yang menggunakannya.

Sekelompok ilmuan yang tertarik dengan fakta ini untuk pertama kalinya berhasil mengembangkan tes yang dirancang untuk memperkirakan berapa banyak urin atau air seni yang telah diam-diam berada di volume besar air kolam renang,

Tes ini bekerja dengan mengukur konsentrasi pemanis buatan kalium asesulfam (ACE) yang umum ditemukan dalam makanan olahan dan tidak berubah ketika melewati tubuh.


Setelah melacak tingkat pemanis dalam dua kolam renang umum di Kanada selama tiga minggu, para ilmuwan menghitung bahwa perenang telah "membuang" urin setidaknya 75 liter dalam satu kolam renang dan 30 liter di kolam lainnya.

"Penelitian kami menyediakan bukti tambahan bahwa orang memang kencing di kolam renang dan kolam air panas," kata Lindsay Blackstock, seorang mahasiswa pasca-sarjana di Universitas Alberta, Edmonton seperti dimuat The Guardian.

Walaupun para peneliti tidak mengkonfirmasi soal apakah perilaku perenang cenderung memilih buang air seni di kolam renang daripada di toilet, namun hasil tersebut menunjukkan bahwa kandungan urin di kolam renang cukup tinggi.
 
"Kami tidak memonitor jumlah pengguna kolam renang selama periode waktu tiga minggu, sehingga tidak ada cara kita bisa memperkirakan jumlah kejadian buang air kecil individu per hari," kata Blackstock.

"Kami ingin menggunakan penelitian ini untuk mempromosikan pendidikan publik tentang praktik renang dan kebersihan yang tepat," kata Blackstock.

"Kita semua harus memikirkan orang lain dan pastikan untuk keluar dari kolam untuk menggunakan toilet saat panggilan alam," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya