Berita

Kim Jong Nam di sampul buletin/Reuters

Dunia

Soal Pembunuhan Kim Jong Nam, China Ajak Korsel Menahan Diri

RABU, 01 MARET 2017 | 21:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China mendesak semua pihak tenang dan menahan diri setelah Korea Selatan menyerukan kemungkinan penghentian Korea Utara memiliki kursi di PBB.

Hal itu terkait dengan penggunaan senjata kimia dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Korea Selatan dan Amerika Serikat diketahui mengklaim bahwa pembunuhan Kim Jong Nam oleh agen saraf VX di bandara Kuala Lumpur dua pekan lalu didalangi oleh Korea Utara. Mengingat racun yang digunakan itu merupakan racun yang berbahaya dan dilarang PBB karena merupakan senjata pemusnah massal.


Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-Se dalam Konferensi PBB terkait pelucutan senjata di Jenewa pekan ini menyebut bahwa segala bentuk penggunaan senjata pemusnahan massal harus ditindak, termasuk menangguhkan kursi untuk Korea Utara di PBB.

Menanggapi hal itu, China ikut angkat bicara,

"Apa yang harus saya katakan adalah bahwa situasi saat ini di Semenanjung Korea adalah kompleks dan sensitif," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China geng Shuang.

"Dalam situasi ini, kami berharap semua pihak dapat mempertahankan keadaan tenang dan menahan diri untuk tidak melakukan apapun yang dapat mengganggu satu sama lain atau meningkatkan ketegangan regional," tambahnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya