Berita

Dunia

Eks Agen CIA Segera Dibebaskan Di Portugal

RABU, 01 MARET 2017 | 20:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang mantan pejabat CIA yang dihukum karena keterlibatannya dalam penculikan seorang ulama Mesir di Italia memenangkan menit terakhir penangguhan hukum dari deportasi dari Portugal pada hari ini (Rabu, 1/3).

Ia adalah Sabrina de Sousa, pria yang memiliki kewarganegaraan ganda, Amerika dan Portugis ditahan pekan lalu di bandara Lisbon saat akan terbang ke Italia.

"Jaksa Milan mencabut perintah penahanan. Para agen interpol Italia yang berada di Portugal yang semula akan mengekstradisinya diberitahui bahwa tidak akan ada ekstradisi," begitu kata pengacara de Sousa, Manuel Magalhes e Silva.


Diketahui bahwa De Sousa merupakan satu dari 26 orang yang dihukum di absentia atas penculikan Hassan Mustafa Osama Nasr di Milan pada tahun 2003.

Ia dibawa ke Mesir untuk diinterogasi di bawah program rendisi luar biasa Amerika Serikat. De Sousa bertahan menyatakan dirinya tidak bersalah. Ia menyebut bahwa pada saat penculikan terjadi, ia berada di luar Milan.

Presiden Italia Sergio Mattarella memberikan de Sousa pengampunan parsian mengurangi hukumannya tiga tahun drai empat tahun. Itu artinya, ia bisa mengajukan sanksi alternatif ke penjara.

Pengacaranya mengatakan bahwa De Sousa mungkin akan diijinkan untuk melayani tiga tahun pelayanan masyarakat di Portugal, sesuai dengan aturan Uni Eropa.

De Sousa sendiri diketahui meninggalkan CIA oada tahun 2009 dan diamankan di Portugal pada Oktober 2015 atas permintaan jaksa Italia. Paspornya diamankan, namun ia dibebaskan. [mel] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya