Berita

Trump dan Netanyahu/The Guardian

Dunia

Soal Konflik Israel-Palestina, Trump Tidak Komitmen Dengan Solusi Dua Negara

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 20:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menjatuhkan komitmen Amerika Serikat dua dekade terakhir untuk pembentukan negara Palestina berdampingan dengan Israel sebagai bagian dari perjanjian perdamaian Timur Tengah yang permanen.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Trump tidak menutup kemungkinan solusi dua-negara.

Tapi tersirat pemerintahannya tidak punya preferensi ketika datang ke geografi akhir dari daerah sebagai bagian dari Tengah permanen perjanjian perdamaian timur.


Ditanya apa yang dia pikir tentang solusi dua-negara, Trump menyebut, "Saya melihat dua negara dan satu negara dan saya suka salah satu yang kedua belah pihak suka. Saya sangat senang dengan salah satu yang kedua belah pihak suka," katanya.

Komentar Trump membongkar salah satu pilar utama dari upaya perdamaian pimpinan Amerika Serikat sejak sebelum penandatanganan perjanjian Oslo, yang membayangkan pembentukan negara Palestina berdampingan dengan Israel.

"Amerika Serikat akan mendorong perdamaian dan benar-benar kesepakatan damai yang besar," kata Trump seperti dimuat The Guardian.

"Kami akan bekerja pada itu sangat, sangat rajin. Tapi itu adalah pihak itu sendiri yang harus langsung menegosiasikan perjanjian tersebut," sambungnya.

"Sejujurnya, jika Bibi (Netanyahu) dan Palestina, jika Israel dan Palestina senang, saya senang dengan yang mereka sukai," tambah Trump. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya