Berita

Ilustrasi/Press TV

Dunia

Kelompok Kebencian Anti-Muslim Melonjak Tahun Lalu Di AS

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 20:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah kelompok kebencian anti-Muslim di Amerika Serikat meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun lalu.

Menurut laporan tahunan dari Law Center Southern Poverty pekan ini diungkapkan bahwa ada 34 kelompok kebencian di Amerika Serikat pada tahun 2015. Namun jumlah mereka naik ke angka 101 di tahun 2016.

Penelitian ini dikreditkan dengan "retorika pembakar" dari kampanye presiden Donald Trump dengan kenaikan kebencian anti-Muslim di negara itu.


"2016 merupakan tahun yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk kebencian," kata Mark Potok, seorang rekan senior di Southern Poverty Law Center.

Laporan itu mengatakan beberapa pejabat Gedung Putih senior, termasuk Steve Bannon, Steven Miller, dan Kellyanne Conway juga serius atas ideolog anti-Muslim.

"Ini tidak seperti kepergian Michael Flynn akan mengurangi serangan benar-benar serius diarahkan pada Muslim Amerika," kata Potok.

Ia mengacu pada mantan penasihat keamanan nasional, yang mengundurkan diri pada hari Senin. Dia telah membuat beberapa pernyataan anti-Muslim. Flynn mengatakan pada bulan Agustus bahwa "Islamisme" adalah "kanker ganas" di tubuh umat Islam dan telah "akan dipotong."

Laporan Southern Poverty Law Center juga menemukan bahwa sekarang ada lebih dari 900 kelompok kebencian aktif di seluruh Amerika Serikat, mulai dari kelompok neo-Nazi untuk organisasi separatis hitam rasis. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya