Berita

Jokowi dan SBY/net

Politik

Jokowi: Semua Bertanya Ke Presiden Dan Kapolri, Lalu Saya Bertanya Ke Siapa?

KAMIS, 09 FEBRUARI 2017 | 05:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo akhirnya berkomentar atas kehebohan yang terjadi di media sosial dalam tiga hari terakhir terkait tagar #SayaBertanya.

#SayaBertanya sempat menjadi trending topic di media sosial twitter dipicu cuitan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Senin lalu (6/2).

Status SBY berbunyi, "Saya bertanya kpd (kepada) Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri, dgn (dengan) hak asasi yg (yang) saya miliki". SBY menuliskan itu karena terusik dengan demonstrasi mahasiswa yang menyasar kediaman pribadinya di Mega Kuningan, Jakarta.


Sambil berkelakar, Jokowi merespons guyonan yang mewabah itu.

"Sekarang semua jadi bertanya kepada Presiden dan Kapolri, iya kan? Banyak pertanyaan tentang segala soal. Lalu saya sendiri bertanyanya kepada siapa? Itu tadi guyonan ya," ucap Jokowi kepada para wartawan, usai berbelanja buku di pusat perbelanjaan Maluku City Mal, Kota Ambon, Rabu malam (8/2).

Dikutip dari situs resmi Setneg, Jokowi meminta segala hal yang berkaitan dengan urusan kenegaraan dimusyawarahkan dan dibicarakan dalam forum tertutup. Pembicaraan yang dilakukan dengan cara tersebut diyakini Presiden dapat lebih produktif dan menghasilkan solusi yang nantinya akan disampaikan kepada masyarakat.

Hal serupa telah dilakukan Jokowi ketika menerima permohonan audiensi dari Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie, dan Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno. Permohonan audiensi dari kedua tokoh tersebut  dilayangkan secara resmi melalui Kementerian Sekretariat Negara.

Jokowi tak lupa mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketenangan dan ketertiban, baik menjelang maupun pada masa tenang Pilkada Serentak. Dia tidak menginginkan ada keributan yang dapat memicu perpecahan di kalangan masyarakat.

"Ya, yang namanya hari tenang semua harus tenang. Jangan sampai ada percikan ribut-ribut sekecil apapun," seru Jokowi. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya