Berita

Prabowo Subianto/net

Politik

Survei: Warga Jakarta Pemilih Prabowo Solid Dukung Anies-Sandi

RABU, 08 FEBRUARI 2017 | 23:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Jika pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta dilakukan saat ini (Rabu, 8/2), pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memimpin dengan 41,74 persen.

Itulah hasil survei dari lembaga Survey & Polling Indonesia (SPIN) yang dilaksanakan pada 24-26 Januari  2017 seperti disampaikan Direktur SPIN, Igor Dirgantara, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi hari ini.

Setelah Anies Sandi, hasil survei itu menempatkan pasangan Ahok-Djarot di urutan kedua dengan perolehan suara 30,04 persen. Sementara, pasangan Agus-Sylvi di posisi buncit dengan 24,95 persen. Sedangkan mereka yang belum menentukan pilihan mengerucut di 3,27 persen.
 

 
Igor juga menjelaskan bahwa hasil survei SPIN menunjukkan keunggulan pasangan Anies-Sandi sangat dipengaruhi solidnya dukungan warga DKI Jakarta yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada saat Pilpres 2014.
 
Igor menambahkan, ada 50,9 persen responden yang memilih Prabowo di Pilpres lalu. Sementara 48,46 persen memilih Jokowi, sedangkan 0,64 persen mengaku golput.
 
Dari semua responden pemilih Prabowo di DKI Jakarta, yang memilih pasangan Agus-Sylvi ada 16,04 persen, Ahok-Djarot 6,42 persen. Sedangkan mereka yang memilih Anies-Sandi sebesar 72,01 persen. Yang belum menentukan pilihan 5,53 persen.
 
Sementara itu, pemilih Jokowi yang memilih pasangan Agus-Sylvi sebesar 34,46 persen, Ahok-Djarot 54,3 persen, Anies-Sandi 10,49 persen, dan yang belum menentukan pilihan 0,75 persen.
 
Igor menggarisbawahi, hasil ini memperlihatkan bahwa pemilih di DKI Jakarta yang memilih Prabowo saat Pilpres 2014 solid mendukung pasangan Anies-Sandi yang notabene didukung Prabowo dan Partai Gerindra. Sedangkan pemilih Jokowi di Pilpres 2014 tidak solid mendukung pasangan Ahok-Djarot yang diusung PDIP. Padahal PDIP-lah yang mengusung Jokowi pada Pilpres.
 
"Pasangan Anies-Sandi juga unggul di semua kelompok usia pemilih. Sedangkan pasangan Agus-Sylvi hanya menang atas pasangan Ahok-Djarot di kelompok usia pemilih 17-24 tahun," kata dosen politik Universitas Jayabaya itu.

Igor menjelaskan, survei dilakukan terhadap 1102 responden, dengan teknik multistage random sampling. Margin of error 3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
 
Wawancara dilakukan melalui tatap muka langsung dengan bantuan kuisioner. Uji kualitas dilakukan melalui spot check dengan mengambil 20 persen dari total sample. Biaya survei berasal dari kas internal lembaga SPIN. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya