Berita

Ilustrasi/RT

Dunia

Austria Segera Terapkan Larangan Penggunaan Cadar Di Tempat Publik

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 17:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Larangan penggunaan penutup wajah jenis apapun di tempat umum merupakan bagian dari langkah-langkah baru yang disepakati oleh mitra koalisi Austria, dan dijadwalkan akan dilaksanakan sebelum pemilihan parlemen berikutnya di tahun 2018.

Larangan itu merupakan bagian dari hukum integrasi yang masuk dalam rencana aksi baru koalisi dan dinegosiasikan oleh wakil-wakil dari Partai kiri-tengah Sosial Demokrat (SPO) dan Partai konservatif Rakyat (OVP).

Termasuk di dalam aturan itu adalah larangan penggunaan jenis hijab Muslimah seperti burka atau niqab di tempat-tempat umum.


"Kami percaya dalam masyarakat terbuka yang juga didasarkan pada komunikasi yang terbuka. Cadar penuh tubuh di ruang publik melawan prinsip itu dan karena itu akan dilarang," kata teks rencana aksi.

RUU juga memandang larangan penuh pada setiap jilbab Muslim untuk semua pejabat negara dan masyarakat, polisi, hakim dan jaksa sebagai bagian dari standar netralitas dalam pelayanan publik.

Terlepas dari larangan cadar, hukum integrasi hukum juga termasuk kehadiran wajib pelajaran bahasa Jerman dan kursus nilai bagi semua pengungsi dan migran yang tiba di Austria. Mereka yang menolak untuk menghadiri kursus, akan didenda dengan memiliki manfaat sosial mereka dipotong. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya