Berita

Benjamin Netanyahu/The Guardian

Dunia

Meksiko Desak PM Israel Minta Maaf Soal Komentar Dinding Perbatasan

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 16:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Meksiko mendesak Perdana Menteri Israel Bejamin Netanyahu meminta maaf untuk mengungkapkan dukungan untuk rencana tersebut.

Netanyahu diketahui menggunakan akun Twitternya akhir pekan lalu untuk memuji sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait rencan pembangunan dinding Meksiko.

Hal itu  emicu kecaman internasional yang luas dan membawa Amerika Serikat dan Meksiko ke dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Netanyahu merujuk penghalang baja Israel yang telah dibangun sepanjang perbatasan dengan Mesir, terutama untuk mencegah migran melarikan diri konflik di Afrika. Israel juga telah membangun tembok baja-dan-beton sepanjang perbatasan dengan Tepi Barat yang diduduki.

Namun kicauannya itu memicu kemarahan dari pemerintah Meksiko serta komunitas Yahudi di negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian luar negeri Meksiko mengecam pernyataan Netanyahu tersebut.

"Meksiko adalah teman Israel dan harus diperlakukan seperti itu oleh Perdana Menteri," kata pernyataan itu.

Pada hari Senin, menteri luar negeri, Luis Videgaray, mengatakan kepada jaringan Televisa bahwa Meksiko mengharapkan "klarifikasi" atas komentar Netanyahu.

"Saya berpikir bahwa permintaan maaf akan menjadi sesuatu yang tepat dalam kasus ini," katanya.

Komentar Netanyahu datang di tengah sengketa semakin pahit atas dinding yang kontroversial, yang merupakan landasan kampanye pemilihan presiden baru. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya