Berita

Sally Yates/The Guardian

Dunia

Kontra Dekrit, Trump Pecat Jaksa Agung AS

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 13:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Jaksa Agung Amerika Serikat setelah dia mengatakan kepada pengacara Departemen Kehakiman untuk tidak membela perintah eksekutif Trump soal larangan masuk bagi orang-orang dari tujuh negara mayoritas Muslim.

Awal pekan ini, Gedung Putih mengatakan bahwa Sally Yates telah "mengkhianati" departemen dengan menolak untuk menegakkan tatanan hukum yang dirancang untuk melindungi warga Amerika Serikat.

Trump mempersiapkan Dana Boente yang saat ini merupakan Jaksa Amerika Serikat untuk distrik timur Virginia untuk menggantikan Yates sebagai Jaksa Agung bertindak.


Sebagai pejabat negara atas penegakan hukum, Yates, yang ditunjuk oleh Barack Obama, memiliki kontrol atas kantor litigasi imigrasi departemen kehakiman, yang telah menangani keluhan federal yang diajukan terhadap perintah Trump sejak kebijakan larangan masuk imigran dari tujuh negara mayoritas Muslim diumumkan Jumat pekan lalu.

"Saya bertanggung jawab untuk memastikan bahwa posisi yang kita ambil di pengadilan tetap konsisten dengan kewajiban khidmat lembaga ini untuk selalu mencari keadilan dan berdiri untuk apa yang benar," tulis Yates dalam sebuah surat kepada pengacara Departemen Kehakiman.

"Saat ini saya tidak yakin bahwa pembelaan perintah eksekutif konsisten dengan tanggung jawab ini," sambungnya.

Sementara itu Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang menyebut soal masalah ini.

"Yates ditunjuk di masa pemerintahan Obama yang lemah di perbatasan dan sangat lemah pada imigrasi ilegal," begitu bunyi keterangan Gedung Putih.

"Ini adalah waktu untuk serius tentang melindungi negara kita. Menyerukan pemeriksaan ketat untuk individu bepergian dari tujuh tempat yang berbahaya tidaklah ekstrim. Hal ini wajar dan diperlukan untuk melindungi negara kita," sambungnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya