Berita

Tim penyelamat beristirahat di tengah evakuasi longsor/Press TV

Dunia

Ribuan Orang Terlantar Akibat Banjir Peru

MINGGU, 29 JANUARI 2017 | 18:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Banjir di Peru telah menewaskan 11 orang dan menelantarkan lebih dari 11.000 keluarga dalam beberapa pekan terakhir.

Pada hari Jumat (25/1), pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat di empat wilayah, di mana hujan lebat, tanah longsor, dan banjir telah menyebabkan penyumbatan jalan, penghancuran tanaman serta bangunan dan jembatan.

"Kabinet waspada tinggi untuk masalah iklim," kata Perdana Menteri Peru Fernando Zavala.


"Sangat penting untuk dicatat bahwa pusat-pusat darurat lokal dan pemerintah regional dan lokal sudah menyebarkan dan bekerja, independen dari menteri kabinet," sambungnya.

Pihak berwenang telah meminta warga untuk tenang dan mendesak orang-orang untuk memiliki keyakinan dalam pemerintahan.

Menurut Lembaga Pertahanan Sipil Nasional, tiga orang tenggelam saat mobil mereka terjebak dalam banjir di wilayah Arequipa, Peru Selatan. Delapan lainnya telah dibunuh oleh perairan di daerah lain.

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan Sungai Ica meluap, mempengaruhi penduduk di kabupaten Tinguina dan Parcona. Air meliputi beberapa blok di kota, mencapai 70 sentimeter. Jalanan benar-benar banjir sementara warga bergegas untuk menyelamatkan barang-barang mereka. Lainnya meninggalkan rumah mereka dan pindah ke daerah yang lebih aman. Banyak kendaraan terperangkap di perairan meluap.

Prakiraan cuaca memprediksi bahwa hujan lebat akan terus terjadi sampai April mendatang di Peru. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya