Berita

Pengungsi Suriah/Reuters

Dunia

Trump Dorong Pembangunan Zona Aman Suriah

JUMAT, 27 JANUARI 2017 | 20:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong terciptanya zona aman di Suriah untuk bisa menaungi pengungsi yang melarikan diri dari kekerasan.

Reuters pekan ini membuat laporan bahwa dalam beberapa hari ke depan, Trump diperkirakan akan memerintahkan Pentagon dan Departemen Luar Negeri untuk menyusun rencana membuat zona semacam itu di Suriah dan negara-negara tetangganya.

Belum jelas apa yang kan membuat zon tersebut bisa dikatakan "aman" dan apakah itu akan melindungi pengungsi hanya dari ancaman di tanah ataupun juga udara.


Jika itu adalah zona larangan terbang, tanpa negosiasi beberapa kesepakatan dengan Rusia, Trump akan harus memutuskan apakah akan memberikan militer Amerika Serikat wewenang untuk menembak jatuh pesawat Suriah atau Rusia jika mereka menjadi ancaman kepada orang-orang di zona itu. Sistem semacam itu sebelumnya ditolak oleh pendahulu Trump, Presiden Barack Obama.

"Ini pada dasarnya bermuara pada keinginan untuk pergi berperang dan untuk melindungi pengungsi," kata Jim Phillips, seorang pakar Timur Tengah di Heritage Foundation think-tank di Washington.

Trump berjanji selama kampanye untuk menargetkan jihadis dari Negara Islam, dan ia telah berupaya untuk menghindari terseret lebih dalam kekonflik Suriah.

Di Moskow, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Trump tidak berkonsultasi dengan Rusia dan memperingatkan bahwa konsekuensi dari rencana tersebut harus diperhitungkan.

"Adalah penting bahwa ini (rencana) tidak memperburuk situasi pengungsi," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya