Berita

Pertahanan

Kostrad Amankan Pelintas Batas Ilegal Asal Malaysia

JUMAT, 27 JANUARI 2017 | 16:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad, kembali berhasil mengamankan lima orang warga negara Malaysia yang diduga pelintas batas ilegal di perbatasan Sepadan Indonesia  Malaysia.
 
Penangkapan terjadi pada Rabu lalu (25/1), dilakukan atas informasi warga. Lima WNA tersebut ditangkap karena masuk ke wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dokumen resmi atau paspor. Mereka masuk ke Indonesia melalui "jalan-jalan tikus" di perbatasan Sepadan, dengan alasan mencari hiburan di kafe sekitar Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
 
Dalam keterangan pers Dinas Penerangan Kostrad, Komandan Satgas 502 Mayor Inf Febi Triandoko menjelaskan, lima WNA tersebut masih di bawah pengaruh alkohol ketika ditangkap. Mereka juga sempat menolak diperiksa, sehingga Satgas Pamtas terpaksa membawa ke Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502 Kostrad.
 

 
Lima orang WNA asal Malaysia yang ditangkap tersebut yaitu, Ujon Anak Maling (34), Kimin Anak Bugek (39), Jacky Anak Luju (32), Bengkong anak Bajut (52) dan Mail Anak Ngadan (40). Semuanya berjenis kelamin laki-laki. Hingga berita ini dilaporkan, mereka masih diamankan oleh Satgas Pamtas dan akan diserahkan ke pihak Imigrasi Badau.
          
Lebih lanjut, Febi mengungkapkan, pelintas batas asal Malaysia kerap memasuki wilayah Indonesia secara ilegal tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar. Perlu dilakukan pengamanan secara ketat dan penegakan aturan hukum yang tegas guna memberikan efek jera. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya