Berita

Cho Yoon-sun/BBC

Dunia

Kementerian Kebudayaan Korsel Minta Maaf Soal Skandal Daftar Hitam Seniman

SENIN, 23 JANUARI 2017 | 19:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL.  Kementerian Kebudayaan Korea Selatan telah meminta maaf atas daftar hitam seniman yang kritis terhadap pemerintahan Presiden Park Geun-hye.

Pihak kementerian menyebut situasi ini menyedihkan dan berjanji untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan.

Langkah ini menyusul penangkapan Menteri Kebudayaan Menteri Cho Yoon-sun akhir pekan kemarin.


Jaksa mengatakan Cho menyusun daftar ribuan seniman dan budayawan untuk dikecualikan dari subsidi seni pemerintah atas dasar politik.

Cho adalah menteri kabinet pertama yang ditangkap saat menjabat di Korea Selatan.

Dia dan mantan kepala staf Presiden Park Geun Hye, Kim Ki-choon, menghadapi tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan sumpah palsu.

Blacklist telah memicu kemarahan di Korea Selatan dan menghidupkan kembali kenangan sensor dan penindasan di bawah kepemimpinan ayah PArk Geun Hye yakni Park Chung-hee

Daftar itu kabarnya terdiri dari 10 ribu nama, termasuk Han Kang, pemenang 2016 Man Booker International Prize, dan sutradara Park Chan-wook, pemenang Grand Prix di festival film Cannes pada tahun 2004.

"Kami merasa mengerikan dan memalukan bahwa Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata menyebabkan masalah dalam kewajaran dukungan pemerintah dari adegan budaya-seni selama daftar artis dikeluarkan dari dukungan publik," kata Wakil Menteri Kebudayaan Song Soo-keun  yang sekarang bertindak sebagai menteri kebudayaan.

"(Kementerian) seharusnya membela kebebasan dan kreativitas ekspresi seni," katanya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya