Berita

Dunia

Bom Kardus Apel Meledak, Setidaknya 13 Orang Tewas

SABTU, 21 JANUARI 2017 | 14:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setidaknya, 13 orang tewas dan 47 lainnya terluka dalam ledakan bom di pasar sayur dan buah di kota Parachinar, Kurram Agency, pada Sabtu pagi waktu setempat.

Menurut pemerintahan lokal, dikutip dari Xinhua, ledakan itu terjadi pukul 08.50 ketika puluhan orang sibuk berbelanja di pasar yang terletak di wilayah suku Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan.

Enam orang korban tewas di tempat, sementara tujuh lainnya meninggal dunia saat menjalani pengobatan selama perawatan di rumah sakit.


Tim penyelamat dan kepolisian setempat cukup sigap datang ke lokasi ledakan dan segera menggeser puluhan orang yang terluka ke rumah sakit.

Para petigas di rumah sakit memprediksi jumlah korban tewas akan bertambah karena beberapa korban luka dalam kondisi kritis.

Helikopter militer akhirnya dikerahkan ke rumah sakit untuk membawa korban luka parah ke rumah sakit di provinsi terdekat, Khyber Pakhtunkhwa.

Sementara ini, pemerintah setempat menyatakan bom itu ditanam di salah satu kardus apel dan diledakkan dari jauh dengan alat remote control.

Kini, pasukan keamanan dikabarkan sedang mengepung daerah tersebut dan melancarkan operasi pencarian ke daerah terdekat.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya