Berita

Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble/Reuters

Dunia

Jerman: AS Harus Patuhi Perjanjian Internasional Meski Trump Memimpin

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 21:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat harus tetap berpegang pada perjanjian internasional di bawah pimpinan Donald Trump.

Begitu tegas Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble (Jumat, 20/1). Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mengharapkan adanya perang dagang utama meskipun ada serangan Trump pada pembuat mobil Jerman.

"Amerika Serikat juga menandatangani perjanjian internasional," kata Schaeuble kepada majalah Der Spiegel.


"Saya tidak berpikir perang dagang besar akan terjadi besok, tapi kami akan bersikeras bahwa perjanjian ditegakkan," tegasnya.

Trump sendiri diketahui telah bersumpah untuk membuat perubahan besar untuk kebijakan perdagangan Amerika Serikat, dan ekonom melihat proteksionisme sebagai risiko terbesar untuk pertumbuhan Amerika Serikat ke depannya.

Schaeuble secara terpisah mengatakan kepada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, bahwa negara adidaya seperti Amerika Serikat tidak bisa menghancurkan struktur perdagangan bebas global.

"Saya cukup optimis bahwa bahkan Amerika Serikat dan seluruh dunia secara keseluruhan tidak akan (meninggalkan) pertahanan perdagangan bebas," katanya.

Dia mengatakan ekonomi Jerman akan jelas merasakan efek dari setiap reaksi proteksionis yang berasal dari Washington, tetapi Jerman akan agak terisolasi karena pertumbuhannya yang saat ini didorong oleh permintaan domestik. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya