Berita

Emmanuel Macron/The Guardian

Dunia

Euro Akan Gagal Dalam 10 Tahun Bila Tak Ada Reformasi

RABU, 11 JANUARI 2017 | 16:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Euro mungkin tidak akan bertahan dalam waktu 10 tahun jika Paris dan Berlin gagal meningkatkan serikat mata uang tunggal.

Begitu pernyataan Calon Presiden Perancis Emmanuel Macron. Ia menyebut bahwa sistem yang ada saat ini dapat menguntungkan Jerman dengan mengorbankan negara-negara anggota yang lebih lemah.

"Yang benar adalah bahwa kita harus secara kolektif mengakui bahwa euro tidak lengkap dan tidak dapat bertahan tanpa reformasi utama," kata Macron dalam pidatonya di Universitas Humboldt di Berlin,


"Ini tidak menyediakan Eropa dengan kedaulatan internasional penuh terhadap dolar pada aturan," kata

Ia menekankan bahwa Perancis harus melaksanakan reformasi pasar tenaga kerja dan mengubah sistem pendidikan untuk menghidupkan kembali oertumbuhan.

Sedangkan Jerman, lanjutnya, harus menerima bahwa banyak investasi daripada penghematan dan meningkatkan pertumbuhan di wilayah zona euro.

Ia pun menyebut bahwa kurangnya kepercayaan antara Perancis dan Jerman telah memblokir reformasi utama yang akan meningkatkan solidritas di antara 19 aggota zona euro.

"Euro adalah Dutsche Mark lemah," kata Macron.

"Status quo ini identik dalam waktu 10 tahun, dengan pembongkaran euro," tambahnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya