Berita

Kaisar Akihito (kanan) dan Putra Mahkota Naruhito/The Guardian

Dunia

Jepang Persiapkan Aturan Hukum Untuk Mungkinkan Kaisar Akihiito Turun Tahta?

RABU, 11 JANUARI 2017 | 14:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Jepang dikabarkan berencana mengambil langkah hukum yang akan memungkinkan Kaisar Akihito untuk turun tahta dan membuat anaknya naik tahta dalam dua tahun ke depan.

Begitu laporan media yang belum terverifikasi seperti dimuat The Guardian (Rabu, 11/1).

Untuk diketahui bahwa Kaisar Jepang Akihito saat ini berusia 83 tahun dan tahun lalu pernah mengisyaratkan bahwa ia akan melepaskan tahta karena khawatir dengan usia yang mungkin membuatnya sulit untuk melaksanakan tugas-tugasnya secara penuh. Namun turun tahta tidak dimungkinkan di bawah hukum Jepang saat ini,


Tetapi dalam laporan terbaru disebutkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang akan memungkinkan Akihito untuk turun tahta dan memungkinkan Putra Mahkota Naruhito yang saat ini berusia 56 tahun untuk naik tahta pada 1 Januari 2019.

Kabarnya, sebuah panel ahli telah membahas masalah ini sejak akhir tahun lalu dengan rekomendasi diharapkan muncul akhir tahun ini.

Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa laporan ini belum dikonfirmasi oleh pihak manapun.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga pada Selasa (10/1) mengatakan bahwa ia tidak menyadari situasi tersebut.

"Para ahli memprioritaskan soal meringankan beban Kaisar dalam diskusi mereka dan hal-hal yang masih pada tahap di mana tidak ada arah telah muncul," ujarnya.

Untuk diketahui bahwa Akihito naik tahta pada tahun 1989 setelah kematian ayahnya, Hirohito yang bekerja selama perang dan menyembuhkan luka wasyarakat pasca perang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya