Berita

Ilustrasi/Russia Today

Dunia

Sekelompok Mahasiswa Ini Tuntut Plato, Aristoteles Dan Kant Dihapuskan Dari Silabus

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 17:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah mahasiswa Universitas London menuntut agar sejumlah pemikir bersejarah seperti Plato, Aristoteles, Voltaire, dan Immanuel Kant dihapuskan dari silabus filsafat.

Dikabarkan Russia Today awal pekan ini, serikat Mahasiswa dari School of Oriental and African Studies (SOAS) Universitas London menyebut bahwa alasan di balik penuntutan itu adalah karena para pemikir tersebut berkulit putih.

Mereka menilai bahwa para mayoritas filsuf pada program studi mereka haruslah dari Afrika dan Asia.


Sebuah pernyataan dari serikat mahasiswa menambahkan bahwa pelarangan filsuf putih harus menjadi bagian dari kampanye yang lebih luas untuk "mendekolonisasi" universitas dan mengatasi warisan struktural dan epistemologis kolonialisme.

Mereka menggarisbawahi bahwa "filsuf putih" akan berada pada silabus jika diperlukan dan apa yang telah mereka lakukan harus dipelajari dari sudut pandang kritis.

Banyak sarjana marah dengan permintaan itu, memperingatkan bahwa situasi bisa lepas kendali.

"Anda tidak bisa mengesampingkan seluruh wilayah usaha intelektual tanpa diselidiki itu, dan jelas mereka belum diselidiki apa yang mereka maksud dengan filsafat putih," kata Sir Roger Scruton.

Wakil rektor Buckingham University, Sir Anthony Seldon, mengatakan bahwa ia tampak seperti bahaya nyata.

Pendapat di lingkungan universitas juga dibagi, namun. Kepala SOAS Agama-agama dan Filsafat departemen, Erica Hunter, terkejut dengan pernyataan siswa, menyebutnya agak konyol.

"Saya akan tegas menolak menjatuhkan filsuf atau sejarawan hanya karena itu modis," tambahnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya