Berita

Unjuk rasa di Sri Lanka/BBC

Dunia

Ratusan Orang Protes Pembangunan Zona Industri China

MINGGU, 08 JANUARI 2017 | 14:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan orang turun ke jalan memprotes pembangunan pelabuhan dan zona industri China di Sri Lanka akhir pekan ini.

Ratusan orang protes menantang rencana tersebut karena akan menyebabkan penggusuran ribuan warga desa di sekitar pelabuhan Hambantota, Sri Lanka.

Polisi yang berjaga terpaksa menggunakan gas air mata untuk meredam massa.


Para pengunjuk rasa menyebut bahwa rencana pembangunan itu sama saja menjadikan daerah tersebut sebagai koloni China.

Untuk diketahui bahwa pemerintah Sri Lanka sendiri tengah menyelesaikan sewa 99 tahun dari daerah pelabuhan itu untuk pembangunan perusahaan yang 80 persen sahamnya milik China.

Masyarakat lokal direlokasi kelahan yang baru sebagai ganti dari penggusuran. Namun warga tidak terima dan menentang langkah tersebut.

Pengembangan pelabuhan ini merupakan langkah terbaru dalam serangkaian investasi besar oleh China dalam bentuk infrastruktur di Sri Lanka.

China tercatat telah menggelontorkan dana hingga jutaan dolar dalam bentuk infrastruktur ke Sri Lanka sejak akhir Perang Saudara pada 2009 lalu.

Investasi terbaru ini, seperti dimuat BBC, merupakan bagian dari ambisi pembangunan "Jalur sutra maritim" ke bagian kaya minyak di Timur Tengah untuk selanjtnya ke Eropa. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya