Berita

Etaban Santiago/The Guardian

Dunia

Pelaku Serangan Di Bandara Fort Lauderdale Bisa Hadapi Hukuman Mati

MINGGU, 08 JANUARI 2017 | 12:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria veteran perang Irak yang melakukan serangan di bandara Fort Lauderdale Florida akhir pekan ini didakwa dengan tindakan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

Pria itu adalah Etaban Santiago, berusia 26 tahun.

Selain dijerat dengan tindak kekarasan, ia juga menghadapi tuduhan penyalahgunaan senjata atas serangan di bandara yang menewaskan lima orang dan melukai enam orang lainnya.


Tindak pidana yang dilakukannya itu bisa membawa hukuman maksimum eksekusi jika terbuki bersalah.

"Pasal saat ini mewakili gravitasi dari situasi yang mencerminkan komitmen federal, negara bagian dan aparat penegak hukum lokal untuk teruks melindungi masyarakat dan menuntut mereka yang menargetkan warga dan pengunjung," kata jaksa Amerika Serikat Wifredo Ferrer akhir pekan ini.

Pihak berwenang Florida telah melakukan investigasi awal dengan mewawancarai sekitar 175 rang.

Agen FBI sempat mengatakan bahwa terorisme sedang dipertimbangan sebagai motif di balik serangan ini.

"Kami terus melihat semua sudut dan motif, pada saat ini kami terus melihat sudut terorisme," kata George Piro, agen khusu FBI.

"Indikasinya, dia datang ke sini untuk melakukan serangan mengerikan ini, Kami belum menemukan pemicu yang akan menyebabkan serangan ini, tapi kami belum memutuskan apapun," tegasnya.

Untuk diketahui, Santiago merupakan seorang veteran Garda Nasional yang menurut keterangan pihak keluarga, memiliki masalah psikologis setelah kembali dari penugasan di Irak pada tahun 2011.

Ia terbang ke Fort Lauderdale dari rumahnya di Alaska dan singgah di Minneapolis.

Ia melakukan serangan dengan melepaskan tembakan di area pengambilan bagasi di Terminal 2 saat penumpang mengumpulkan barang-barang mereka saat turun dalam penerbangan dari Alaska. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya