Berita

Aktivis duduk di sekitar patung jugun ianfu di depan konsulat Jepang di Busan/BBC

Dunia

Jepang Tarik Dubesnya Sementara Terkait Patung Jugun Ianfu

JUMAT, 06 JANUARI 2017 | 15:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang menarik duta besarnya di Korea Selatan sementara waktu di tengah peningktan jumlah patung jugun ianfu yang mewakili budak seks semasa perang.

Patung terbaru dipasang oleh para aktivis di luar konsulat Jepang di Busan, Korea Selatan.

Jepang menilai bahwa patung itu melanggar kesepakatan sebelumnya terkait masalah perbudakan seks di masa pendudukan Jepang yang dikenal dengan istilah 'comfort woman' atau jugun ianfu.


Korea Selatan telah lama menyerukan keadilan dari Jepang untuk wanita-wanita yang dipaksa menjadi penghibur dan bekerja di rumah bordir militer Jepang selama Perang Dunia Kedua.

Patung yang baru diletakkan di depan konsulat Jenderal Jepang di Busan itu dibuat dari perunggu dan menggambarkan seorang wanita muda duduk bertelanjang kaki di kursi.

Patung itu menjadi simbol ketidakadilan yang dihadapi oleh wanita Korea semasa perang dan kurangnya permintaan maaf serta kompensasi yang memadai dari Jepang.

Diperkirakan da sekitar 200 ribu wanita Korea yang dipaksa menjdi budak seks semasa perang.

Masalah ini belum juga usai karena Jepang menolak meminta maaf. Di tambah lagi, setiap tahun selalu ada korban eks jugun ianfu yang wafat. Saat ini hanya ada sekitar 46 korban yang masih berda di Korea Selatan.

Sejauh ini diperkirakan ada 37 patung serupa yang ditempatkan di Korea Selatan. Patung yang menjadi sorotan adalah yang ditempatkan di depan Kedutaan Besar Jepang di Seoul yang dipasang tahun 2011. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya