Berita

Hwang Kyo-ahn (kiri)/Yonhap

Dunia

Pelaksana Tugas Presiden Korsel Pastikan Tak Ubah Kebijakan Kontroversial Park

KAMIS, 29 DESEMBER 2016 | 17:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pelaksana tugas Presiden Korea Selatan dan juga merupakan Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn menegaskan bahwa ia tidak akan membawa perubahan besar dalam kebijakan kunci pemerintahan yang telah ada saat ini.

Hwang bertindak sebagai Presiden Korea Selatan sejak 9 Desember lalu ketika Majelis Nasional memakzulkan PresidenPark Geun Hye atas tuduhan bahwa ia membiarkan teman dekatnya menggunakan pengaruh Presiden untuk mengambil keuntungan.

Park sendiri memiliki sederet kebijakan kontroversial, di antaranya adalah penyebaran sistem rudal Amerika Serikat di Semenanjung Korea serta perjanjian Korsel-Jepang soal masalah perbudakan seksual wanita Korea Semasa pemerintahan kolonial Jepang (190-1945).


Terkait sistem THAAD Amerika Serikat, Hwang menyebut bahwa meningkatkan kemampuan pertahanan negara terhadap nuklir Korea Utara.

"(Sistem) THAAD secara langsung terkait dengan kehidupan masyarakat," kata Hwang.

Sedangkan terkait perjanjian Seoul-Tokyo, hal itu pelu dilanjutkan.

"Kita perlu menyelesaikan hal-hal yang mengarah ke masa depan," tegas Hwang. [mel]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya