Berita

Fitur periksa keamanan facebook soal ledakan di Bangkok/BBC

Dunia

Fitur Periksa Keamanan Facebook Sempat Munculkan Peringatan Palsu Di Bangkok

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 13:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengguna jejering sosial Facebook di Bangkok Thailand sempat menerima peringatan palsu terkait ledakan.

Peringatan palsu ini diketahui setelah Facebook mengaktifkan fitur keselamatan periksa. Hal ini memungkinkan pengguna Facebook di zona bahawa untuk menandai diri mereka "aman".

Ancaman palsu ini diduga dipicu oleh pengunjuk rasa yang menggelar aksi di Bangkok dengan melemparkan petasan.


Pada hari Selasa (27/12), pengunjuk rasa melemparkan petasan kecil di sebuah gedung pemerintahan di Bangkok Thailand. Hal itu memicu fitur Periksa Keamanan di Facebook memunculkan "Ledakan di Bangkok, Thailand" dan orang-orang di lokasi yang juga menggunakan Facebook mulai menandai diri mereka sebagai yang aman.

Halaman Periksa Keamanan Facebook juga sempat menarik link dari sebuah situs web bangkokinformer.com yang mereferensikan berita BBC soal video ledakan di Bangkok. Padahal video itu sebenarnya diambil pada tahun 2015 mengacu pada ledakan di kuil Erawan.

Pihak Facebook sendiri mengatakan bahwa fitur baru itu bergantung pada pihak ketiga yang dipercaya untuk mengkonfirmasi insiden. Namun insiden kemarin sempat membuat sejumlah pihak panik dengan peringatan bom. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya