Berita

Foto Amri (tengah) di sekeliling keluarga dan kerabatnya di Tunisia/BBC

Dunia

Polisi Berpakaian Sipil Berjaga Dan Buru Pelaku Serangan Truk Pasar Natal Berlin

JUMAT, 23 DESEMBER 2016 | 12:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jerman masih melakukan perburuan besar-besaran terhadap Anis Amri, seorang pria pencari suaka asal Tunisia yang dikonfirmasi polisi menjadi pelaku serangan truk berbadan besar ke pasar Natal Breitscheidplatz di Berlin awal pekan ini.

Tak tanggung-tanggung, Jerman mengirimkan polisi berpakaian sipil untuk berjaga serta bekerjasama dengan negara-negara Eropa lainnya untuk menemukan Amri.

Serangan tersebut diketahui menyebabkan 12 orang tewas dan sekitar 49 lainnya luka-luka.


Otoritas keamanan Jerman telah mengkonfirmasi bahwa sidik jari Anis Amri telah ditemukan di dalam truk yang digunakan untuk melakukan serangan tersebut.

Keluarga Amri di Tunisia telah mendesaknya untuk menyerahkan diri ke polisi,

"Jika saudara saya mendengarkan saya, saya ingin mengatakan kepadanya untuk menyerah, bahkan untuk keluarga kami. Kami akan lega," kata Abdelkader Amri, saudara Amri kepada wartawan di Tunisia.

Ia menambahkan bahwa jika benar Amri melakukannya, maka Amri layak mendapatkan hukuman setimpal. Namun sejauh ini ia merasa yakin bahwa saudraanya tidak bersalah.

"Saya yakin bahwa saudara saya tidak bersalah, saya tahu mengapa dia meninggalkan rumah. Ia meninggalkan karena alasan ekonomi, untuk bekerja dan bukan untuk alasan terorisme," tambahnya.

Kanselir Angela Merkel sebelumnya mengatakan dia berharap untuk penangkapan cepat pelaku.

Sebuah surat perintah penangkapan telah dikeluarkan di tengah peringatan ia mungkin bersenjata dan berbahaya. Pihak berwenang Jerman telah menawarkan hadiah hingga 104.000 dolar AS untuk informasi yang mengarah ke penangkapan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya