Berita

Praveen Jordan/ Debby Susanto/Net

Olahraga

Praveen/Debby Keok, Wakil Garuda Tamat

BWF World Super Series Finals 2016
MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 09:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Habis sudah wakil Indonesia di BWF Dubai World Super Series Finals 2016. Praveen Jordan/ Debby Susanto yang menjadi pe­main terakhir akhirnya tumbang di semifinal.

Juara All England 2016 ini kembali kalah dari pasangan suami istri asal Inggris, ChrisAdcock/Gabriel Adcock, 19-21, 21-17 dan 9-21. Hasil ini men­gulangi capaian Jordan/Debby tahun lalu, di turnamen ini.

Di game pertama, Jordan/ Debby sebenarnya berpeluang menang setelah memimpin per­olehan angka dari awal dengan 2-1, 11-7 hingga 15-12.


Namun setelahnya, Adcock/ Adcock justru menyusul, me­nyamakan kedudukan hingga menang, menjadi 15-15, 19-17 dan 21-19.

"Kami terlalu terburu-buru, kurang kontrol dan tidak bisa tenang mainnya," kata Debby usai bertanding.

Di game dua, Jordan/Debby berhasil sukses membalas keka­lahannya di game pertama, dan berhasil memperpanjang napas. Tapi di saat masuk game penentu, penampilan Jordan/ Debby justru di luar harapan. Mereka

kerap melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan, dan akhirnya kalah telak 9-21 di game ketiga.

"Di game ketiga pukulan kami banyak kurang yakin. Jordan ju­ga mainnya kurang lepas. Nggak bisa ngontrol permainannya di lapangan. Banyak pukulan la­wan yang nggak terlalu nyusahin tapi kami mati," ujar Debby.

Dengan demikian, habis sudah wakil Indonesia di turnamen yang berlangsung di Hamdan Sports Complex ini. Di partai final ganda campuran, Adcock/ Adcock masih menunggu lawan antara Joachim Fischer Nielsen/ Christinna Pedersen, Denmark dengan Zheng Siwei/Cheng Qingchen, Tiongkok.  ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya