Berita

Donald Trump/Reuters

Dunia

Trump Janji Pererat Hubungan AS Dengan vietnam

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 15:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump ingin mempererat hubungan dengan Vietnam.

Hal itu disampaikan Trump dalam panggilan teleponnya dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc pekan ini.

Diketahui bahwa Vietnam sendiri telah menjalin hubungan lebih dekat dengan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Obama baru-baru ini karena menghadapi tantangan dengan China terkait dengan wilayah sengketa Laut China Selatan.


Dalam percakapan tersebut, Xuan Phuc menyampaikan ucapan selamat kepada Trump atas kemengannya dalam pemilu November kemarin.

"Presiden terpilih Trump berbicara soal presentasi Vietnam serta perkembangan positif dalam hubungan bilateral," kata pemerintah Vietnam dalam keterangannya.

"Ia juga menegaskan keinginannya untuk bekerjasama dengan Vietnam untuk mempercepat hubungannya antara kedua negara," sambung pernyataanya tersebut.

Selain itu, Trump dan Phuc juga membahas soal cara-cara untuk mempromosikan hubungan ekonomi, perdagangan dan investasi di masa mendatang.

Sikap Trump ini agaknya menarik. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, Trump menjalin komunikasi secara langsung melalui sambungan telepon dengan pihak-pihak yang kontra dengan China.

Sebelumnya, Trump berkomunikasi dengan pemimpin Taiwan. Hal ini memicu kecaman dari China karena Taiwan dianggap sebagai provinsi dari China yang memisahkan diri.

Trump juga berkomunikasi dengan pemimpin Jepang, Filipina dan baru-baru ini dengan Viatnam.

Melalui sebuah pernyataan, tim transisi Trump mengatakan bahwa percakapan tersebut membahas soal kepentingan bersama dan kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat hubungan antara kedua negara. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya