Berita

Edward Snowden/Press TV

Dunia

Edward Snowden Tak Khawatir Dengan Kepemimpinan Donald Trump

RABU, 14 DESEMBER 2016 | 16:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan kontraktor intelijen Amerika Serikat Edward Snowden mengatakan bahwa ia tidak khawatir dengan nasibnya dan masa depan dirinya bila Donald Trump resmi memimpin Amerika Serikat akhir Januari mendatang.

"Saya tidak khawatir," kata Snowden saat ditanya soap apakah ia khawatir kepemimpinan Trump bisa membuat penahanan dirinya dalam sebuah wawancara yang dimuat Press TV.

"Saya nyaman dengan keputusan yang saya buat. Saya percaya bahwa saya melakukan hal yang benar," sambungnya.


Ia menegaskan bahwa jika selama ini ia hanya mengedepankan keamanan diri sendiri, maka ia tidak akan melakukan pembocoran data rahasia kepada publik dunia.

Ia diketahui mulai membocorkan dokumen rahasia intelijen pada Juni 2013. Ia mengungkapkan sejauh mana kegiatan mata-mata yang dilakuka oleh Badan Keamanan Nasional (NSA). Termasuk di antaranya rekaman telepon pemimpin Amerika Serikat, warga negara asing dan pemimpin politik di seluruh dunia.

Setelah pembocoran yang dilakukannya, pemerintah Amerika Serikat kemudian mengenakan Snowden dengan tuduhan spionase dan pencurian dokumen rahasia negara.

Ia pun melarikan diri hingga mendapatkan suaka di Rusia setelah perjuangan panjang.

Snowden saat ini dicari oleh pemerintah Amerika Serikat untuk pengkhianatan dan menghadapi ancaman 30 tahun penjara.

Di sisi lain, bagi sejumlah pihak, ia merupakan seorang pahlawan karena melakukan tindakan yang secara moral dapat dibenarkan dan memberikan manfaat publik. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya