Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Mesin Jet Direncanakan Bantu Kurangi Polusi Udara

SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 16:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India punya rencana untuk menempatkan mesin jet yang telah pensiun ke pembangkit listrik tenaga batu bara di Delhi.

Mulut mesin jet kemudian akan ditempatkan di dekat cerobong asap dan dihidupkan.

Saat mesin bekerja, maka akan tercipta kecepatan sekitar 400 meter per detik. Knalpot akan menciptakan arus naik yang kuat yang akan membu


Knalpot akan menciptakan arus naik yang kuat yang akan membawa emisi dari pabrik ke ketinggian yang dalam fenomena meteorologi menyebutnya sebagai inversi temperatur di mana lapisan udara dingin diadakan di tempatkan di tempat di "tutup" hangat yang akan menjebak asap.

Knalpot jet kemudian akan bertindak sebagai cerobong asap virtual untuk mengangkut kabut asap.

Diperkirakan bahwa sebuah mesin jet tunggal dapat menangani emisi dari pembangkit listrik 1.000 megawatt.

"Hal ini bisa mengakibatkan keberhasilan implementasi dari teknologi baru untuk mitigasi kabut asap di seluruh dunia," kata peneliti utama, Moshe Alamaro, seorang insinyur penerbangan dan ilmuwan atmosfer di Massachusetts Institute of Technology.

"Program ini bisa menggunakan pensiun dan mesin komersial dan memiliki kemungkinan menambahkan nilai untuk berbagai sistem propulsi pensiun yang tersedia," tambahnya.

Delhi dinilai sebagai calon yang ideal untuk percobaan ini. Meluasnya penggunaan kembang api festival, pembakaran sampah oleh kaum miskin kota, ditambah limbah pertanian dari seluruh kota, emisi kendaraan dan debu konstruksi, semua berkontribusi terhadap munculnya kabut asap yang tebal di seluruh kota.

Namun demikian masih belum diketahui bagaimana dan kapan rencana tersebut akan diimplementasikan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya