Berita

Rancangan pohon natal raksasa di Kolombo/BBC

Dunia

Diprotes Pimpinan Katolik, Pembangunan Pohon Natal Raksasa Dihentikan

KAMIS, 08 DESEMBER 2016 | 16:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembangunan pohon natal raksasa di Kolombo Sri Lanka dihentikan karena adanya keberatan dari pendeta Katolik Roma di wilayah terseut.

Akibatnya, besi tua dan kau-kayu yang digunakan untuk membangun phon natal setinggi 100 meter itu dibiarkan begitu saja. Proses pembangunan pohon natal tersebut telah dilakukan sejak tiga bulan terakhir.

Uskup Agung Kolombo Malcolm Ranjith mengajukan keberan karena menilai bahwa anggaran yang digunakan untuk membangun pohon natal raksasa lebih baik digunakan untuk kegiatan amal.


Gagasan pohon natal tersebut semula adalah untuk menggunakan bahan-bahan daur ulang yang dicanangkan oleh Menteri sekaligus mantan kapten kriket nasional Arjuna Ranatunga. Ia mengatakan bahwa hal itu akan membantu mengikis perselisihan agama dan etnis.

Karena kendati Sri Lanka memiliki kurang dari 10 persen populasi Kristen, namun Natal tetap menjadi perayaan yang populer. Anggaran pembangunan pohon natal tersebut berasal dari dana kesejahteraan.

Namun di tengah pembangunan, Uskup Agung Sri Lanka menilai bahwa hal itu merupakan bentuk pemborosan uang yang akan lebih berguna bila digunakan untuk amal.

Menanggapi hal tersebut, penyelenggaran mengatakan resmi mengakhiri proyek demi menghormati pandangan Uskup Agung. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya