Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Ini Kunci Unggulnya Pendidikan Di Singapura

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 14:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Singapura baru-baru ini dinobatkan sebagai negara dengan peringkat pendidikan terbaik secara global versi Programme for International Student Assessment (PISA). (Baca: Singapura Duduki Puncak Peringkat Pendidikan Global)

Mengulas soal prestasi ini, Singapura, negara yang jaya etnis, agama dan bahasa memang memberikan fokus kebih pada bidang pendidikan.

Pasalnya, bagi Singapura, memberikan fokus pada pendidikan merupakan cara terbaik untuk mengembangkan ekonomi dan meningkatkan standar hidup.


Wakil Presiden dari Nanyang Technological University, Prof Sing Kong Lee mengatakan bahwa faktor kunci mengapa pendidikan di Singapura bisa unggul adalah karena standar pengajaran.

"Singapura berinvestasi dalam tenaga pengajar berkualitas untuk meningkatkan prestise dan status mengajar serta menarik lulusan terbaik," kata Prof Lee.

Oleh karena itu, Singapura tidak main-main dalam perekrutan guru. Negara tersebut hanya merekrut guru dari top 5 persen dari lulusan dalam sistem yang sangat terpusat.

Semua guru yang direkrut kemudian dilatih di National Intitute of Education.

Prof Lee mengatakan bahwa rute tunggal perekrutan guru ini untuk memastikan kontrol kualitas guru.

Hal ini dilakukan Singapura secara konsisten, berkelanjutan dan memiliki pendekatan jangka panjang,

"(Pendidikan) adalah ekosistem" kata Prof Lee seperti dimuat BBC.

"Anda tidak dapat mengubah satu bagian dalam isolasi," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya