Berita

Kofi Annan/BBC

Dunia

Kofi Annan: Hati-hati Gunakan Kata "Genosida" Soal Konflik Rohingya

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 14:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan menegaskan bahwa ia tidak akan menggambarkan kekerasan yang terjadi terhadop minoritas Rohingya sebagai bentuk genosida.

"Saya pikir ada ketegangan, terjadi pertikaian, tapi saya tidak akan meletakkannya sebagaimana yang orang-orang lakukan," kata Annan usai melakukan kunjungan ke Rakhine, negara bagian di Myanmar di mana konflik terjadi.

Ia juga menekankan bahwa semua pihak dan pengamat harus sangat berhati-hati untuk menggunakan kata "genosida" terkait konflik tersebut.


Kofi Annan dan sejumlah pakar sengaja melakukan kunjungan ke daerah konflik atas permintaan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi untuk menyelidiki masalah tersebut.

Akibat konflik yang berkobar sekitar dua bulan terakhir, sejumlah kelompok kemanusiaan mengatakan bahwa setidaknya ada 21.900 warga Rohingya telah melarikan diri yang telah melarikan diri ke Bangladesh kurang dari dua bulan terakhir.

Konflik dipicu oleh tindakan keras tentara di Rakhine bagian utara pada awal Oktober setelah serangan militan terkoordinasi yang menewaskan sembilan polisi di perbatasan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya