Berita

Sederet Konglomerat perusahaan ternama Korsel ucap sumpah di Parlemen/Reuters

Dunia

Bos Perusahaan-perusahaan Utama Korsel Diinterogasi Di Parlemen

SELASA, 06 DESEMBER 2016 | 15:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Anggota parlemen Korea Selatan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada sembilan pemimpin eksekutif bisnis terkemuka di negeri ginseng tersebut dalam sidang yang disiarkan di televisi nasional.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan korupsi besar yang terjadi di negara tersebut.

Sederet bos konglomerat  perusahaan ternama seperti Samsung, Hyundai Motor dan sejumlah pemimpin perusahaan lainnya yang mengendalikan pendapatan setara lebih dari setengah perekonomian negara ditanyai soal apakah mereka ditekan oleh Park atau teman dan pembantunya untuk memberikan uang kepada yayasan non-profit, yang didukung inisiatif yang diajukan oleh Park dengan imbalan bantuan politik.


Park sendiri saat ini tengah menghadapi proses impeachment di tengah gelombang protes besar-besaran di kalangan masyarakat Korea Selatan.

Para eksekutif tersebut diinterogasi oleh sebuah komite lintas partai dari anggota parlemen. Panel tersebut tidak memiliki kuasa untuk menghukum, namun ketuanya mengatakan bahwa sidang akan menjadi tempat untuk meminta maaf.

Konglomerat-konglomerat tersebut diketahui telah memberi sumbangan untuk yayan non-profit yang dioperasikan oleh Choi Soon-sil, orang kepercayaan Presiden Park.

Choi sendiri telah didakwa dengan upaya pemaksaan dan penipuan. Jaksa menuduh bahwa para pelaku bisnis telah memberikan pertukaran dana dengan bentuk bantuan politik.

Jaksa juga menuduu bahwa Park memiliki peran cukup signifikan dalam skandal ini. Park sendiri membantah hal tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya